Hari ini sih niatnya pergi ke mall sendirian.
Ngebolang gitu.
Eh tiba2 ibu gue pulang dari Bogor, "Dek, ikut ibu ke kantor yuk... Ntar pulannya ke mall bareng."
Ah, amboi senang sekali awak diajak seperti itu. Membayangkan ibu dan anak jalan berdua di mall. Apalagi sang anak dibeliin baju dan sepatu baru.
Romantis.
Unyu.
Gue langsung aja mengiyakan ajakan ibu gue itu.
Akhirnya dengan berbekal kacamata hitam trendy, siang bolong panas terik, pergilah gue dengan ibu gue ke kantor. Yang nyupir ibu gue. Kami naik mobil dinas yg memang dipercayakan ke ibu gue.
Tapi...
Sesuatu terjadi...
Ketika negara api menyerang..... --> tolong abaikan. Terimakasih.
Yang terjadi adalah parfum mobil ibu gue sangat menyengak. MENYENGAK!! Gue sendiri juga gak ngerti arti kata menyengak itu.
Dan gue benci banget dengan bau seperti itu.
Bayangkan aja, baru sekitar 15 meter dari rumah kepala gue udah pusing.
Trus gimana? masa gue musti bilang ke ibu gue "Ibunda...biarlah adinda turun di sini saja. Parfum mobil ibunda sangatlah menyengak...".
CARI MATI.
Akhirnya gue bertahan.
Namun beberapa km berikutnya handphone ibu gue berdering. Ada sms. Isinya mengatakan bahwa nanti siang ada rapat. Dan sialnya ibu gue dengan polosnya bilang "Aduh dekk...ibu lupa tanda pengenal ibu. Kita balik lagi ya...."
Kemudian hening.
Dan tanpa berdosa mobil yang kami naiki berbalik.
Kalian bisa bayangkan. Gue yang udah bertahan sejauh ini harus menerima kenyataan tersebut. Dan pada kenyataannya adalah
RASANYA MAU MATI!
Mungkin kelihatan lebay, tapi kenyataannya memang begitu. Rasa mualnya udah sampe mata.
Alhasil setelah sampai di rumah gue batal ikut ibu gue. Badan gue udah gemetaran kaya meriang. Gue baru inget belum makan sampe sore itu. Akhirnya setelah gue makan gemetaran badan gue ilang.
Demikianlah pemirsa...
Hari gue yang penuh dengan kemualan. Bukan, bukan hamil...
The End.
Fin.